Kemungkinan besar
hal ini akan terjadi pada tahun-tahun mendatang dalam hidupmu : "namamu
bagus. orang tuamu mendoakanmu dengan baik". mungkin sekali dua kali
terlontar di masa SMP atau SMAmu. tapi akan lebih sering dibicarakan saat masa
kuliahmu (ingat harus kuliah, jika berpikir nyeleneh untuk tidak kuliah
sebaiknya kubur saja dalam-dalam,,believe
me, you're gonna love it, :) )..saya,mungkin panggilanmu nanti adalah om
wawan,hehe, juga memimpikan hal yang sama. memanjatkan doa terbaik untuk
orang-orang yang saya sayangi. tapi kelak jika maha berdoa jangan pernah lupa
mendoakan mereka yang tidak beruntung, mereka yang lebih sering melewati
hari-harinya dengan perih. bapak dan ibumu adalah orang yang tepat untuk maha
ajak berdiskusi tentang nilai sosial serta toleransi dalam agama.
judul
tengah malam kita...
sudah saatnya untuk pulang. cukup sekian untuk hari ini. besok,lusa, atau kapan-kapan saya pasti kembali. saya terkadang penat bermimpi tentang keanehan. masuk rimba bersama sepi dan banyak kesialan. sudah saatnya tidur lalu tak pernah bermimpi lagi. mimpiku telah kutitip pada setiap pesan dan cita-citamu.
kisah Peterpan, Mario Teguh, dan Slavoz zizek...
Sungguh beberapa minggu yang berat. Hari-hari yang
terlampau pekat oleh beban sialan bernama kesuksesan study. Tugas akhir kini
berubah seperti kutukan yang terus mengejarku sejak mataku terbuka oleh
matahari yang sudah meninggi hingga saat mataku harus istirahat dari layar 16
inchi ini. Hal yang semestinya tidak menjadi problem besar kini merupakan hantu
yang terus bergentanyangan bebas dalam kamarku.
Sesekali saya berupaya mendinginkan suasana apakah
dengan keluar makan sambil melamun diatas motor, memutar playlist lagu
favoritku, atau ini yang paling konyol membaca materi tugas akhir,wahahahaha.
Tidak satupun yang mujarab. Siklus kembali terulang layaknya program
konvensional PBB tentang perdamaian dan melawan kemiskinan,hehe. Namun dalam
banyak masa kesulitan, saya sering bersentuhan dengan hal-hal “sepele” yang tak
terduga. Ia mengejutkan karena pada moment-moment tertentu justru punya energy
besar untuk membalikkan keadaan. Sekitar 3 atau 4 hari ini beberapa kawan
alumni di organisasiku dulu berinisiatif membuat blog kolektif tentang cerita
masa lalu di kampus. Ini adalah proyek keroyokan untuk menulis kesan kami
ketika berhimpunan dulu. Semacam romantisasi, nostalgia atau hal-hal
sejenisnya. Meskipun harus saya akui bahwa saya tidak terlalu tertarik menulis
banyak romantisme namun tetap saja blog tersebut punya makna istimewa buat
saya. Blog pun mulai terisi dan membaca beberap tulisan disitu sungguh
menyenangkan sekaligus lucu.
tom morello : A Rebel With A Cause
tom morello adalah seorang legenda rock yang cukup
disegani. Riff-riff gitarnya yang unik dan terrkenal bersama rage against the
machine dan audioslave mendapat apresiasi diberbagai kalangan musik di dunia.
Disela waktu lowong bersama gitar elektriknya, ia memainkan music folk dalam
proyek pribadinya bernama the nightwatchman. Sekarang ia sedang menjalani tur
sebagai artis pendukung dari band Rise Against. Kami bertemu dengan tom morello
dalam perjalanannya menuju venue konser di Glasgow, O2 akademi, untuk melakukan
interview singkat.
Anda memulai the nightwatchman di sejumlah coffe shop. Apakah anda pernah berpikir akan bermain di venue sebesar ini?
Saya
tidak pernah membayangkannya akan seperti ini. Saya mengawali proyek ini ketika
masa awal bersama audioslave, sebagai medium untuk menunjang sikap politik
kedalam music. Bermain di nightwathman sungguh berbeda. Saya kembali belajar
untuk tidak takut diatas panggung. Dengan ratm dan audioslave , anda akan
merasa seperti seorang pemenang sebelum memasuki sebuah hall. Setiap orang
menhafal lagu-lagunya, mereka punya t-shirtnya, dab mereka telah lama
mendengarkan music RATM dan audioslave bahkan sejak mereka anak-anak. Sementara
di setiap show the nightwatchman, tanpa terkecuali, orang-orang tidak familiar
dengan materi dan music yang ada. Sehingga pada akhirnya kami berjuang untuk
memperoleh respek dan mempengaruhi mereka untuk bertindak disaat akhir acara.
Suatu tantangan yang sangat berbeda sekaligus menyenangkan.
Langganan:
Komentar (Atom)




