judul

Dewa Kemunafikan Beserta Hamba Setianya





Sejak masa kanak-kanak memiliki impian dianggap perlu dan penting. Merangsang dan menggerakkanmu untuk belajar sekaligus bekerja keras. Kadang juga secara psikologis dipandang sehat untuk kejiwaan. impian wajib tinggi, bahkan boleh beradu ketinggian dengan langit. Singkat kata cita-cita atau impian adalah produk terbaik yang pernah dihasilkan imajinasi manusia. Gratis, indah, dan menyenangkan. Ini merupakan klise pertama.

Klise yang kedua berupa betapa tidak mudahnya menggapai impian. Begitu sulitnya hingga jasa konsultasi dalam bentuk self-help aka bisnis motivasi tumbuh lebih pesat dibanding follower si justin bieber. Dahulu saya pernah punya impian untuk menjadi dokter. Alasannya sederhana saja, nilai biologi saya bisa dikatakan bagus selama SMA. Mata pelajaran ini saya lahap dengan rakus. Namun saya justru memutar kemudi dan akhirnya merubah haluan. Soal-soal matematika, kimia, dan fisika di SPMB jauh terlalu canggih untuk saya. Godaan untuk menjadi kaya dan prestisius sebagai dokter pun berlalu. Bahkan semakin jauh berlalu setelah memilih jurusan lain yang memang menjadi cinta kedua saya setelah biologi. Singkat kata lagi, dunia berputar, realitas ikut berubah.

Mengenai Saya

Foto saya
Perantau. Sedang berusaha membangun keluarga bahagia.